Cara Merawat Aki Basah yang Benar Agar Awet dan Performanya Terjaga

Cara merawat aki basah supaya performa kendaraan tetap terjaga dan akhir tersebut tidak mudah tekor ternyata juga membutuhkan perhatian tersendiri. Perawatan penggunaan aki basah tentunya berbeda dengan perawatan penggunaan aki kering.

Banyak orang yang mengatakan akibatnya itu perawatannya lebih sulit. Hal tersebut membuat orang belum begitu bisa menerapkan cara perawatan yang baik dan benarnya.

Ketika kita mendapati penggunaan aki kering yang sudah mati, maka aki tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi ataupun diperbaiki. Tapi hal tersebut jauh berbeda dengan penggunaan aki basah. Jenis aki yang satu ini membutuhkan perawatan yang intensif supaya kinerjanya tetap maksimal.

Tapi karena tidak semua orang bisa melakukan perawatan yang benar. Maka Anda juga harus mengetahui cara merawat aki basah yang baik dan benar agar tidak mudah soak dan performanya tetap terjaga.

Cara Merawat Aki Basah
Foto: Istimewa

Beberapa Cara Merawat Aki Basah yang Baik dan Benar

Untuk perawatan yang penting dan utama harus dilakukan setiap pengguna aki basah adalah memeriksa aki tersebut secara rutin. Pemeriksaan tersebut meliputi seluruh komponen aki. Tujuannya mencegah terjadinya keretakan pada bagian aki.

Saat melakukan pengecekan tersebut Anda juga harus memastikan bahwa tutup ataupun knop masih lengkap dan menempel kuat. Tapi paling penting pastikan bahwa tidak ada kabel yang mengelupas.

Melalui pengecekan secara berkala tersebut Anda juga bisa memastikan bahwa aki tersebut tidak mengalami karatan. Apabila hal tersebut terjadi maka upaya yang harus dilakukan segera membersihkan menggunakan amplas atau sikat kawat. Jangan lupa juga untuk menutup pada bagian terminal aki menggunakan penutup karet. Supaya kondisinya tetap stabil seperti semula.

Cek Ketersediaan Air

Tidak kalah pentingnya sebagai upaya untuk merawat aki basah Anda juga harus selalu mengecek ketersediaan air di dalamnya. Pastikan air yang terdapat dalam aki basah tersebut dalam volume standar atau minimal berada tepat di level aman.

Pasalnya jika cairan tersebut berkurang maka potensi yang menyebabkan aki tersebut tidak menyimpan cadangan listrik justru semakin lebih besar.

Ketika cairan aki tersebut berkurang otomatis kemampuan aki untuk menyimpan listrik pun juga akan ikut berkurang. Untuk itu, ketika Anda mendapati air aki basah berkurang, segeralah melakukan pengisian.

Anda ketika membeli air tersebut tersedia dua pilihan. Ada aki yang berada di dalam botol merah atau accu zuur. Adat juga air aki yang terdapat dalam botol biru.

Tapi untuk isi ulang Anda harus memilih air aki dalam botol biru. Karena di botol merah itu untuk memasukkan air aki pertama kali setelah melakukan pembelian.

Panaskan Kendaraan

Tidak hanya itu saja cara merawat aki basah Agar penggunaan bisa tahan lama. Kendaraan apapun yang menggunakan aki basah usahakan untuk selalu memanaskan terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

Tujuannya supaya sirkulasi oli yang terdapat dalam mesin tersebut bisa merata terlebih dahulu. Apabila sudah Demikian maka performa mesin pun bisa bekerja dengan lebih maksimal.

Cara yang satu ini juga perlu dilakukan agar arus listrik yang berada dalam aki bisa terus terisi alternator. Dengan demikian, kondisi arus listrik yang terdapat di dalamnya akan stabil dan maksimal.

Memanaskan mesin sebelum menggunakan dapat membantu penggunaan aki basah lebih awet. Pengguna juga tidak dianjurkan untuk menggunakan aksesoris elektronik yang berlebihan. Karena hal tersebut dapat menyebabkan akibatnya cepat drop.

Cara merawat aki basah yang baik dan benar sudah Anda ketahui. Terapkan agar kesehatan kendaraan Anda terjaga.